Kamis, 03 April 2014

GEMPA 4,5 SR YOGYA dan PERINGATAN TSUNAMI

             BMKG telah melaporkan terjadinya gempa 4,5 SR pada Rabu  (2-Apr-2014) pukul 18:21:56 WIB. Pusat gempa berada di darat 28 km Tenggara Yogyakarta. Pusat gempa di daerah Nglipar, Wonosari. Kedalaman 10 km. Diperkirakan sumber gempa berasal dari Sesar Opak. Gempa dirasakan ringan hingga sedang oleh masyarakat di Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah perbatasan dengan DIY.
             Berdasaran analisis data monitoring alat observasi tinggi muka air laut di Papua, maka BMKG telah menyatakan peringatan dini Ttsunami telah berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia terhitung mulai Kamis (3 April 2014) pukul 08.30 WIB. Dengan dicabutnya Peringatan Dini Tsunami tersebut, maka masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

(dikutip dari : http://bnpb.go.id)

Rabu, 12 Maret 2014

Status Gunung Slamet

Status Gunung Slamet  Masih WaspadaTEMPO.COPemalang - Kabut yang menyelimuti puncak Gunung Slamet sejak pagi perlahan beringsut sekitar pukul 16.20 WIB, Selasa, 11 Maret 2014. Kabut dari puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah itu menyingkit setelah hujan mengguyur sejak pukul 15.30 waktu setempat.
Namun hilangnya kabut dari puncak gunung berketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tidak berlangsung lama. Sepuluh menit berselang, kabut kembali menghadang pandangan dari pos pengamatan Gunung Slamet di Dusun Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Dengan status waspada, penduduk hanya dilarang mendekati kawasan dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Slamet. Status waspada diprediksi bisa berlangsung lebih dari satu bulan. Warga di luar radius dua kilometer dari puncak tetap aman. Hanya pendakian yang dilarang. 
(http://www.tempo.co/read/news/2014/03/11/058561380/Status-Gunung-Slamet--Masih-Waspada)

Senin, 10 Maret 2014

Social Volunteer Terjun ke Pemalang



Di Kecamatan Watu Kumpul, Pemalang, terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor. Ribuan kepala keluarga kehilangan harta benda dan harus diungsikan ke tempat yang lebih aman. Ada 4 posko pengungsian, Pustu, Jojogan, Kali Lingsing, dan Siranti. Pada tanggal 25 Februari 2014, Social Volunteer memberangkat 4 anggotanya untuk terjun ke Pemalang. 4 anggota Social Volunteer tersebut adalah Nurul Dini Hanifa (sebagai koordinator), Troi Suryo Baskoro Joyo, Meiriza Ida W, Ismi Rofiqoh. Mereka semua angkatan 2012. Selain 4 oarang tersebut masih ada 1 oarang lagi yang ikut terjun yaitu Iin Cempak W selaku kadept Dimas HIMKA FK UNDIP. Mereka berangkat bersama dengan BEM KM UNDIP yang bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap). Dari BEM KM ada Arif angkatan 2013 jurusan sastra inggris FIB UNDIP. Dan dari ACT ada mas Khoir FPIK UNDIP.

Para relawan berangkat pukul 08.00 WIB dari Student Centre UNDIP, Temabalang, Semarang. Mas Khoir, Nurul Dini H, dan Meiriza Ida W berangkat bersama mobil ACT yang membawa bantuan logistik. Sedangkan Troi Suryo Baskoro Joyo, Ismi Rofiqoh, Iin Cempaka W, dan Arif berangkat menggunakan kerata. Pukul 15.30 WIB mobil ACT tiba di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah di Jojogan, Watu Kumpul, Pemalang. Pukul 16.10 WIB teman teman yang berangkat naik kereta tiba di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah di Jojogan, Watu Kumpul, Pemalang. Setelah semua nya tiba para relawan makan dan beristirahat.

Pada malam hari, para relawan briefing untuk merencanakan kegiatan apa saja yang akan dilakukan keesokan harinya. Ditengah-tengah briefing pukul 21.10, posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah Jojogan mendapat kabar bahwa ada posko pengungsian baru di jojogan dan pada malam itu para warga suatu desa mengungsikan diri ke posko pengungsian baru, akhirnya relawan Social Volunteer membantu relawan SAR Muhamdiyah yang hanya satu orang untuk mengantarkan bantuan logistik ke pengungsian baru tersebut. Para relawan mengantarkan bantuan logistik dengan berjalan kaki karena poko pengungsian tersebut jaraknya tidak terlalu jauh dari posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah. Ketika para relawan tiba di posko pengungsian tersebut para pengungsi menyambut dengan gembira, selain menyalurkan bantuan logistik para relawan juga berbicag-bincang pada para pengungsi. Pukul 22.39 para relawan kembali ke posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah dan kembali melanjutkan briefing. Setelah briefing para relawan tidur di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah.

Pukul 04.40 WIB para relawan bangun dan menjalankan solat subuh. Setelah solat subuh para relawan bergantian untuk mandi. Setalah mandi para relawan memasak untuk sarapan. Pukul 08.00 WIB setelah sarapan, para relawan berangkat menuju posko pengungsian Pustu menggunakan mobil ambulance milik SAR Muhamadiyah. Setibanya di Pustu para relawan bertemu dengan bidan disana yang bernama Bu Efah untuk memperkenalkan diri dan memberitahukan kegiatan yang akan para relawan lakukan di posko pengungsian tersebut. Setalah bertemu bu Efah, para relawan memperkenalkan diri pada para pengungsi. Para pengungsi terlihat sengang, ketika para relawan datang. Kemudian para relawan memberikan penyuluhan tentang PHBS, Diare, dan cuci tangan pada para pengungsi. 

Para pengungsi sangat antusias mendengarkan penyuluhan yang diberikan oleh para relawan. Setelah memeberikan penyuluhan para relawan melakukan tensi pada para pengungsi. Rata-rata para pengungsi memiliki tekanan darah yang relatif rendah. Sembari melakukan tensi ada beberapa relawan yang berincang-bincang kepada para pengungsi untuk sharing-sharing. Pukul 11.00 WIB para relawan mengajak para pengungsi untuk membuat kerajinan dari kain flanel. Pada awalnya hanya sedikit ibu-ibu yang mau ikut, tapi lama-kelamaan banyak ibu-ibu yang ikut bergabung. Pukul 13.00 WIB para relawan melakukan trauma healing kepada anak-anak dengan cara mengajak mereka bermain-main. Ada beberapa permainan yang dilakukan yaitu senam chicken dance, follow me, eat bulaga, dan menggambar. Anak-anak di pengungsian tersebut sangat antusias, senang, dan terhibur. Selain bermain para relawan juga memberi reward kepada anak-anak di pengungsian tersebut. Pukul 15.45 para relawan kembali ke posko bantuan logistik SAR Muhamdiyah di Jojogan, Pemalang. Malam hari pukul 19.00 para relawan mamasak kemudian makan dan briefing untuk merencanakan kegiatan yang akan dilakukan keesokan harinya. Setelah briefing para relawan istirahat dan tidur di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah.Setelah tiba di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah para relawan mandi kemudian memasak, makan, dan beristirahat.


       Keesokan harinya pukul 08.00 para relawan berangkat menuju posko pengunsian jojogan menggunakan mobil ambulance milik SAR Muhamdiyah. Di posko pengungsian jojogan para relawan melakukan sahring-sharing dan tensi untuk orang dewasa, membuat origami dan menggmbar untuk anak-anak, serta ikut sedikit membantu memasak di dapur umum. Pukul 12.30 para relawan kembali ke posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah naik mobil polisi. Setelah tiba di posko bantuan logistik SAR Muhamadiyah para relawan packing dan bersiap untuk kembali ke Semarang.  Para relawan kembali ke Semarang menggunakan kereta, karena dari jojogan ke stasiun Pemalang tidak ada transportasi, akhirnya para relawan nebeng mobil polisi yang tadi. Para relawan tiba di stasiun pemalang pukul 14.35 WIB, kemudian membeli tiket kereta, ternyata kereta ke Semarang berangkat pukul 17.30 WIB. Setelah membeli tiket para relawan makan siang kemudian solat asar kemudian menunggu kereta datang. Kereta datang terlambat pukul 18.05 WIB. Para relawan berangkat dari stasiun Pemalang pukul 18.05 WIB dan tiba di stasiun Poncol Semarang pukul 22.00 WIB. Setibanya di stasiun poncol para relawan di jemput oleh anggota Social Volunteer yang bernama Thatit Sinubawardani. 

Beberapa foto kegiatan rombongan relawan SV bersama ACT dan BEM KM


Saat membeli logistik di sebuah swalayan di Tembalan (dari kiri : mbak endah (Dimas BEM), Anggi Faizal (Ketua SV)
 danThatit Snubawardhani (Divisi Pengabsos SV))

Foto rombongan relawan pemalang sebelum keberangkatan ke pemalang bersama sahabat SV, sahabat BEM KM dan ACT
(dari kiri Iin Chempaka, Troi Suryo B, Nurul Dini H, Anggi Faisal, Ismi Rofiqoh, Meiriza Ida, Thatit S, Pak Hasan Udin (ACT), Anonim)

Pemyambutan tim relawan undip oleh posko 
tim relawan SAR Muhammadiyah


Trauma Healing Anak ; Terapi Bermain, Follow me dance di Posko Pustu



Trauma Healing ; Terapi Bermain di Posko Jojogan



Troi  Baskoro (Divisi Media SV) sedang bersiap ke
berangkat ke posko pustu


keceriaan bersama anak-anak pengungsi setelah
terapi bermain selesai di posko pustu

Pemberian hadiah pemenang Chiken Dance
(dari kiri : Meiriza Ida W (wakil ketua SV), Nurul Dini Hanifa (Devisi Media SV)
mas Puji (Tim Psikologis SAR Muhammadiyah Pusat))


Aktivitas kelompok ibu-ibu, remaja, dan anak - anak pengungsi
bersemangat membuat kerajinan dari flanel bersama tim
relawan UNDIP

Keantusiasan seorang anak pengungsi 
mengikuti lomba menggambar

Terapi Bermain, Eatbulaga bersama anak - anak pengungsi posko pustu
 dan Tim Relawan Undip

Terapi Individu bersama seorang ibu penjual aren


Keceriaan anak-anak pengungsi posko Jojogan bersama
 Tim Relawan UNDIP setelah terapi menggambar


 
Saat menumpang mobil patroli polisi ke stasiun pemalang
(Dari kiri : Mas Khoir (ACT) dan Troi Suryo B (SV)

Foto sebelum kepulangan Tim relawan UNDIP bersama 
relawan lain di Basecamp SAR Muhammadiyah


Saat menunggu kereta pemalang-poncol (semarang) selama 4 jam
(dari kiri : Iin Chempaka (Kadept Dimas Himka), Ismi (SV), 
Meiriza Ida (SV)Troi (SV), Mas Arief (PSDM BEM KM))

Terimakasih telah membaca kisah kami :)
SV ? SIAP SIAGA !

Rabu, 15 Januari 2014

BANJIR JAKARTA 2014

Dampak adanya pusat tekanan rendah di sekitar Philipina menyebab bencana banjir bandang, longsor dan gelombang tinggi di sekitar Manado, Sulawesi Utara. Hujan deras mengguyur Kota Manado sejak Selasa (14/1/2014) hingga saat ini. 11 kecamatan terdampak banjir di Kota Manado. Banjir terjadi di Kecamatan Sicala, Wenang, Singkil, Wanea, Tunginting, Paal Dua, Paal Empat dan Bunaken. Data sementara 1 orang tewas tertimbun longsor dan sudah ditemukan, 1 orang hilang, 10 rumah tertimbun longsor di Desa di Desa Kembes Satu Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa, Rabu (15/1/2014) sekitar pukul 11.55 WITA. Lebih dari 2.000 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Puluhan mobil terendam dan hanyut banjir. Tinggi banjir di bantaran sungai mencapai 6 meter.  Di Kota banjir sekitar 1,5 meter. Ada 4 jembatan putus. Saat ini masih terjadi hujan.

Di Kanaan, Ranotana Weru Lingkungan 9, banjir yang berasal dari luapan sungai telah naik hingga ketinggian mencapai atap rumah. Sementara, di Lingkungan 1, warga terjebak di dalam rumah dan tidak bisa keluar.

BPBD Sulawesi Utara, bersama BPBD Kota Manado, TNI, Polri, PMI, Basarnas,  Tagana, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Warga untuk sementara dievakusi di Hotel Swissbell, Hotel Tengunpura, dan Kantor Walikota Manado.

Angin kencang terjadi di sekitar Manado hingga kecepatan 15-20 knot. Tinggi gelombang di perairan utara Mando 3-5 meter. Pantauan citra satelit menunjukkan awan masih banyak di sekitar Sulawesi Utara. Potensi banjir masih cukup tinggi dan hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan.  

ERUPSI SINABUNG

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara masih sangat tinggi. Pada Rabu (15/1) dari dini hari hingga 12.00 WIB terjadi gempa letusan didominasi awan panas berkisar hingga 17 kali. Tremor yang terus menerus. Aktivitas letusan yang diikuti oleh awan panas dan tinggi letusan 2.500 - 4.500 m ke arah Tenggara Selatan. Gempa vulkanik dan gempa hybrid masih tinggi. Untuk luncuran abu vulkanik berkisar sejauh 1.000 - 4.500 m ke arah Selatan Barat Daya. Mewaspadai hujan yang menyebabkan banjir lahar dingin di sekitar gunung.  Aktivitas gunung saat ini masih tinggi status level IV (Awas).
 
Jumlah pengungsi terus bertambah. Pada hari ini pengungsi 26.174 jiwa (8.161 KK) tersebar di 39 titik pengungsian. Ada tambahan titik pengungsi baru yaitu di Maka Mehuli Jl. Samura sebanyak 122 jiwa (42 KK) yang berasal dari Desa Gung Pinto. Pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi terus dipenuhi. Logistik mencukupi 2-5 hari ke depan. Kebutuhan mendesak bagi pengungsi mainan anak-anak, buku, seragam sekolah, air bersih, dan  susu. Pendataan bagi anak-anak atau mahaiswa yang sekolah di luar Karo masih dilakukan oleh Dinas Pendidikan Karo.

Rabu, 08 Januari 2014

Social Volunteer Greeting and Farewell 2014


         Semarang, 7-8 Januari 2014. Social Volunteer mengadakan acara Greeting and Farewell di bukit Medini, dalam rangka menyambut anggota baru yang telah diterima melalui seleksi open recruitment sebelumnya. Di hari pertama, para anggota baru diberikan beberapa materi yang terkait dengan kebencanaan yang disertai dengan simulasinya. Harapannya, para anggota baru dapat menjadi volunteer yang senantiasa siap siaga saat nanti diterjunkan dalam kebencanaan. Malam hari, seluruh anggota Social Volunteer berkumpul bersama, menyalakan api unggun dan melakukan sharing cerita yang dihadiri pula oleh para alumni kepengurusan Social Volunteer sebelumnya. Di hari kedua, panitia juga menyediakan outbond dengan berbagai macam games yang berfungsi untuk meningkatkan kekompakan, kepercayaan, serta kerelawanan para anggota baru. Dengan diadakannya acara Greeting and Farewell ini, diharapkan para anggota Social Volunteer baik yang baru maupun yang telah berpengalaman sebelumnya, dapat memajukan SV sebagai organisasi kerelawanan yang lebih baik dan senantiasa Siap Siaga.

Jumat, 03 Januari 2014

DAFTAR NAMA ANGGOTA BARU SOCIAL VOLUNTEER 2014

SELAMAT !

Berikut merupakan daftar nama anggota baru Social Volunteer 2014 yang diterima dan telah lolos mulai dari seleksi pemberkasan dan wawancara.

  1. Faisal Fachrur Arifin
  2. Retno Romauli Risa Putri
  3. Roikhatul Masitoh
  4. Hanna Rusiani
  5. Alfi Sabella Rosyad
  6. Reviana Yusuf
  7. Lilik Istriati
  8. Ricarda Ogetai
  9. Etik Nurohmah
  10. Prayudha Siddiqiyah
  11. Nur Aliyatur Rohmaniyah
  12. Dita Andini Dwi Pratiwi
  13. Rossy Ratnaratih Kusuma Dhewi

INFO :

  1. Untuk para volunteer yang telah diterima, wajib mengikuti First Meet SV 2014 yang akan diadakan pada : MINGGU, 05 JANUARI 2014. Lokasi : Rumah Nyaman (Berkumpul di kampus PSIK pukul 13.30)
  2. Greeting and Farewell Social Volunteer 2014 akan diadakan pada tanggal 7-8 Januari 2014. Volunteer yang telah diterima wajib mengikuti. Nantikan informasi lebih lanjut.

Sekali lagi kami ucapkan SELAMAT BERGABUNG kepada para volunteer yang telah disebutkan diatas. Kami tunggu kesiapsiagaan kalian dalam berkontribusi untuk Social Volunteer 2014. Untuk rekan rekan yang belum beruntung jangan patah semangat dan tetap siap siaga untuk menjadi volunteer selanjutnya.

SV, SIAP SIAGA !

Jumat, 27 Desember 2013

BE A VOLUNTEER

Selamat datang calon Social Volunteer 2014 :)

OPREC SV udah dibuka, ayo pada gabung di SV 2014
Catat tanggalnya yah
Tanggal 28-31 Desember 2013             : Pengumpulan Berkas
Tanggal 2 Januari 2014                         : Interview 

Silahkan download link dibawah ini:
Formulir Pendaftaran SV 2014

Kamis, 22 Agustus 2013

INDONESIA SELENGGARAKAN FORUM KEBENCANAAN APEC DI BALI


bnpb.go.id DENPASAR (21/08): Pemerintah Indonesia menyelenggarakan the 7th Senior Disaster Management Officials Forum (SDMOF) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 21–22 Agustus 2013 di Denpasar, Bali. Pertemuan yang mengangkat tema “Mendorong Pengurangan Risiko dan Peningkatan Ketangguhan Menghadapi Bencana di Kawasan Asia Pasifik” ini diikuti perwakilan pemerintah dan lembaga internasional dari setidaknya 13 negara. Pertemuan diharapkan menghasilkan

Minggu, 04 Agustus 2013

Menjadi relawan itu Menyenangkan

Sindonews.com 05/08/13 - Tidak semua orang mau dan senang merelakan waktunya untuk membantu orang lain, apalagi saat Lebaran. Di mana, banyak orang lebih memilih berkumpul bersama keluarga dan menikmati suasana Idul Fitri. 

Akan tetapi, bagi mereka yang sudah menemukan keasyikan dalam membantu orang lain, hal tersebut menjadi hal berbeda. Bahkan, mereka merasa bangga ketika bisa membantu banyak orang pada saat yang tepat, yakni pada saat mudik. Khoirunnisa Mulya Rianti, relawan Karya Bakti Pramuka Peduli Lebaran, justru

Kamis, 18 Juli 2013

SV GELAR BLS (BASIC LIFE SUPPORT)



socialvolunteer.blogspot.com. Semarang - Jumat, 5 Juli 2013 Social Volunteer (SV) menggelar pelatihan BLS (Basic Life Support) bagi mahasiswa umum PSIK FK Undip di kampus Holistik Undip. Sebelumnya, SV sendiri sudah pernah melakukan pelatihan ini yang diagendakan dalam program DIKSAR I (pendidikan dasar) bagi anggota baru SV 2013 namun

Selasa, 02 Juli 2013

BREAKING NEWS : Gempa Susulan, Warga Aceh Berlarian Keluar Rumah Meski Hujan

News.detik.com- Gempa susulan berkekuatan 5,5 SR kembali melanda sebagian wilayah Aceh pada pukul 20.55 WIB, Selasa (2/7/2013). Di Aceh Tengah, guncangan itu membuat warga berhamburan keluar rumah, walaupun sedang hujan.

Bakhtiar, salah seorang warga yang bermukim di Takengon, Aceh Tengah, mengatakan guncangan gempa itu terasa kuat. Warga berusaha menyelamatkan diri dan berlarian keluar dari rumah.

Sabtu, 25 Mei 2013

SILATURAHMI & EKSPANSI JARINGAN SOCIAL VOLUNTEER KE JATENG PEDULI


Sabtu, 18 Mei 2013 Divisi Humas bersama pengurus SV 2013 baru saja mengadakan kunjungan ke partner Lembaga Amil Zakat Jateng Peduli. Banyak sekali informasi yang didapatkan terkait kerjasama antar lembaga.
Gedung yang terletak di Jalan Abdurrahman Saleh 174 Semarang ini merupakan gedung baru yang sebelumnya berada di Banyumanik. Pengurus berangkat dari kampus Holistik tercinta pada pukul 09.30 dan sampai di tempat pukul 10.30. Sementara teman-teman yang tertinggal baru sampai pukul 11.00 WIB.

Sabtu, 27 April 2013

SV GELAR DIKSAR I


Sabtu, 20 April 2013 Social Volunteer (SV), Jurusan Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro mengadakan Pendidikan Dasar I (Diksar) bagi pengurus baru SV 2013. Diksar ini diikuti oleh 24 pengurus baru SV yang diadakan di ruang 3C Jurusan Keperawatan FK Undip.  Materi Diksar I berfokus kepada BLS (Basic Life Support) situasi kegawatdaruratan yang dibawakan oleh para dosen keperawatan Undip. Beliau diantaranya yaitu Ns.Reni Sulung U., S.Kep., M.Sc., Ns.Siddiq Awaludin, S.Kep., M.Kep., Ns.Yuni, S.Kep., Ns. Azam, S.Kep., dan Leily, S.Kep. Acara dimulai dengan sambutan hangat dari pembimbing SV ibu Meidiana Dwiyanti, S.Kp., M.Sc.,

Selasa, 02 April 2013

EKSPANSI JARINGAN SV ke KSR UNDIP


Sabtu, 30 Maret 2013, segenap pengurus Humas dan wakil ketua SV 2013 mengadakan ekspansi jaringan ke Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Undip. Kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan jaringan dan menunjukkan eksistensi SV ini disambut baik oleh sejumlah pengurus KSR. Mas Amin, begitu Komandan KSR ini disapa menyambut antusias kedatangan kami. Karena ini merupakan bentuk persaudaraan antar organisasi sosial kerelawanan.

Jumat, 29 Maret 2013

FUNBIKE SV



Pada hari Jumat 15 Maret 2013, keluarga Social Volunteer (SV) mengadakan kegiatan bersepeda bersama. Kegiatan yang dilaksanakan dengan berkeliling kampus Undip bersama Bapak Rektor Prof. Soedharto ini diagendakan untuk dapat menambah keakraban dan menjaga silaturahmi antar pengurus SV. Selain itu, juga untuk sebagai arena refreshing sejenak dari kegiatan kampus yang padat. Hari itu bertepatan juga dengan program car free day yang telah diterapkan di Undip sejak 2 tahun yang lalu.  Setelah bersepeda, kemudian peserta mengikuti kegiatan senam bersama di gedung Fakultas Psikologi. (Lumayan.. dapat makan gratis juga. Hihi.)
Semoga dalam waktu dekat diadakan kembali kegiatan seperti ini, dan harapannya seluruh keluarga SV dapat berpartisipasi. Gak ada kalian gak rame guys! Social Volunteer! SIAP SIAGA! :D (fitria/2013)

                                                               SV 2013

Senin, 28 Januari 2013

BNPB Minta Masa Tanggap Darurat Banjir Diperpanjang


Minggu, 27 Januari 2013 10:29 WIB

Jakarta. tvonenews.tv, (tvOne)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) menyatakan masa tanggap darurat banjir di wilayah DKI Jakarta perlu diperpanjang selama tujuh hingga 10 hari ke depan karena masih banyak persoalan pascabanjir di lapangan yang belum terselesaikan.

"Kami mengusulkan agar masa tanggap darusat banjir diperpanjang menjadi masa transisi darurat sampai tujuh hingga 10 hari ke depan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (27/1).

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, di lapangan kini masih banyak masalah yang belum terselesaikan pascamusibah banjir terjadi.

Sutopo mencontohkan, hingga kini masih ada lebih dari 4.500 pengungsi, banyak kerusakan sarana dan infrastruktur yang harus diperbaiki, hingga sampah di sungai yang harus diangkut dan disingkirkan.

Rabu, 23 Januari 2013

Social Volunteer PSIK Undip Tanggap Bencana Banjir di Gayamsari Semarang


Semarang, keperawatan.undip.ac.id - Bencana banjir yang melanda kelurahan Kemijen, Gayamsari, Semarang Timur beberapa hari lalu menjadi seruan bagi tim relawan (social volunteer) Prodi Ilmu Keperawatan Undip untuk terjun di lokasi pada Jumat (18/01/2013).
Ditengah jeda libur antar semester gasal 2012/2013, sebanyak 7 anggota aktif SV dikirim ke lokasi bencana bersama dengan tim PKPU Semarang. Mereka yang terjun langsung ke daerah bencana yaitu Iin, meiriza, aya, niken, thatit, lisa, dan putri.

Kamis, 17 Januari 2013

Jakarta Tanggap Darurat Banjir sampai 27 Januari

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat akhirnya menetapkan kondisi Darutat untuk wilayah DKI Jakarta menyusul banjir yang sudah mengepung Ibu Kota negeri ini. Keputusan itu diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

Pertemuan itu dilakukan setelah kondisi banjir yang kian meluas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara hujan, baik di Jakarta maupun di wilayah Bogor, Jawa Barat, masih terus mengguyur. Bahkan, menurut Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG), hujan dengan intensitas tinggi masih terus akan mengguyur wilayah DKI dan sekitarnya.

3 Korban Banjir di Jakbar Meninggal Dunia Akibat Kedinginan


Septiana Ledysia - detikNews 

Jakarta - Banjir yang melanda wilayah Jakarta Barat pada Kamis (17/1) telah merenggut tiga nyawa. Para korban meninggal dunia karena sakit, itu pun terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet karena jalan yang akan dilaluinya tergenang banjir.

Camat Kebon Jeruk, Hendra Hidayat mengatakan, satu orang meninggal atas nama Untung Kusnadi (82) warga perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Untung memaksakan diri bertahan di lantai tiga rumahnya. Malangnya pria tua tersebut tidak tahan dinginnya udara akibat hujan yang terus turun.

“Korban meninggal pukul 08.00 WIB dan kami baru bisa evakuasi sekitar pukul 14.30 WIB. Meninggal karena kedinginan, ditambah sakit paru-paru yang sedang dideritanya,” kata Hendra lewat pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (17/1/2013).